KBT Jakarta Timur Surut & Penuh Busa, Ini Penjelasan DLH DKI

Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Sarjoko, memberikan penjelasan penyebab dari Kanal Banjir Timur (KBT) Jakarta Timur penuh busa. Sarjoko menyebut busa di air yang tengah surut itu juga sudah ditangani pihaknya.

“Terkait kondisi air yang berbusa di KBT, sesuai informasi dari UPS BA, kondisi di atas sudah tertangani dengan dibukanya pintu air oleh BBWSCC (Balai Besar wilayah Sungai Ciliwung Cisadane),” ujar Sarjoko kepada wartawan, Rabu (23/8/2023).

Sarjoko menyebut busa itu timbul dikarenakan adanya upaya menjaga jumlah debit air. Lalu terjadi perbedaan ketinggian air dan berakhir menimbulkan tumpukan busa.

“Busa tersebut muncul akibat ditutupnya pintu air untuk menjaga debit air namun karena perbedaan ketinggian terjadi olakan air yang menimbulkan busa,” ujarnya.

Sebelumnya, air di Kanal Banjir Timur (KBT), tepatnya di pintu air KBT Weir 1 Malaka Sari, Jakarta Timur (Jaktim), surut gara-gara musim kemarau. Tinggi muka air bahkan tak sampai 30 cm.

Petugas penjaga pintu air, Sutisna (43), mengatakan air di KBT Malaka Sari, Jaktim, memang sedang surut gara-gara kemarau. Dia mengatakan tinggi air di bawah 30 cm.

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *